Ribuan Massa Akan Kepung Polda Jatim, Tuntut Transparansi Kasus OTT Wartawan Mojokerto

Rabu, 18 Maret 2026 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA –  jurnalsidak.com Sekitar 1.000 massa yang tergabung dalam Aliansi Jawa Timur Peduli Jurnalis dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di depan , Rabu (18/3/2026) siang. Aksi ini merupakan bentuk protes atas dugaan kriminalisasi terhadap seorang wartawan dalam kasus operasi tangkap tangan (OTT) di Mojokerto.

Koordinator lapangan aksi, Asis, menyatakan bahwa unjuk rasa tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap kebebasan pers dan penegakan hukum yang dinilai harus berjalan secara objektif. Ia menegaskan bahwa pihaknya menolak segala bentuk intimidasi maupun upaya pembungkaman terhadap jurnalis.

“Kami mendesak aparat penegak hukum untuk bersikap transparan dalam menangani kasus ini. Jangan sampai hukum dijadikan alat untuk menekan profesi jurnalis,” ujarnya.

Dalam aksinya, massa membawa sejumlah tuntutan, di antaranya menolak dugaan kriminalisasi wartawan, meminta keterbukaan penanganan kasus OTT di Mojokerto, serta mendesak penuntasan kasus kematian Ustad Munaha agar memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.

Aksi direncanakan dimulai pukul 14.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Pihak penyelenggara memastikan kegiatan akan berjalan secara damai sesuai dengan .

Sehubungan dengan rencana aksi tersebut, masyarakat diimbau untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas di kawasan Jalan Ahmad Yani, , khususnya di sekitar lokasi aksi.

Aliansi berharap melalui aksi ini, aparat dapat memberikan kejelasan serta menjamin perlindungan terhadap kebebasan pers di Jawa Timur. /*

Berita Terkait

Ketanggungan Darurat Banjir, Warga Soroti Minimnya Evaluasi Saluran Air ke Sungai Babakan
PERANG TERBUKA! Utomo vs Zana Memanas: Tuduhan Santet Hingga Bongkar Rahasia Diungkap Blak – blakan
KPK Buka Suara Atas Laporan MAKI ke Dewas, Buntut Tahanan Rumah Gus Yaqut
Skandal “Papan Tulis Sultan” di Kota Tangerang: Dugaan Mark-Up Rp55 Miliar Menguap di Dinas Pendidikan?
LPK-RI Laporkan Dugaan Intimidasi di Kantor DPD Bali ke Panglima TNI, Pangdam IX/Udayana, dan Denpom Bali
Nyawa ABK Ditawar Rp20 Juta, SPRIN: Ini Pelecehan terhadap Hukum Negara
Polres Kudus Bongkar Praktik Penyuntikan LPG 3 Kilogram di Wilayah Kaliwungu, Satu Pelaku Diamankan
Skandal Ijazah Palsu Dan Mafia Tanah Oknum Kades Terkuak

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:48 WIB

Ketanggungan Darurat Banjir, Warga Soroti Minimnya Evaluasi Saluran Air ke Sungai Babakan

Jumat, 27 Maret 2026 - 10:11 WIB

PERANG TERBUKA! Utomo vs Zana Memanas: Tuduhan Santet Hingga Bongkar Rahasia Diungkap Blak – blakan

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:17 WIB

KPK Buka Suara Atas Laporan MAKI ke Dewas, Buntut Tahanan Rumah Gus Yaqut

Minggu, 8 Maret 2026 - 03:21 WIB

Skandal “Papan Tulis Sultan” di Kota Tangerang: Dugaan Mark-Up Rp55 Miliar Menguap di Dinas Pendidikan?

Minggu, 8 Maret 2026 - 03:15 WIB

LPK-RI Laporkan Dugaan Intimidasi di Kantor DPD Bali ke Panglima TNI, Pangdam IX/Udayana, dan Denpom Bali

Berita Terbaru

Oplus_131072

Hukum & Kriminal

KPK Buka Suara Atas Laporan MAKI ke Dewas, Buntut Tahanan Rumah Gus Yaqut

Jumat, 27 Mar 2026 - 09:17 WIB