KUDUS – jurnalsidak.com Wakil ketua komisi B DPRD Kudus, Eni Kusrini, SH., memastikan komitmennya untuk mendukung progam Koperasi Konsumen Khoerun Intan Permata Jawa Tengah. Hal tersebut disampiiakan setelah mengikuti acara Halal Bihalal koperasi tersebut.
Eni Kusrini, SH., memastikan komitmennya untuk memberi support koperasi. Menurutnya koperasi merupakan wujud kemandirian ekonomi. Oleh karena itu koperasi perlu mendapat pendampingan semua pihak, agar mampu berkembang.
“Keberhasilan koperasi terletak pada kemampuan pengurus dan anggota untuk beradaptasi dengan zaman. Namun tidak meninggalkan prinsip dasar mensejahterakan anggota.
“Fungsi koperasi yang sesungguhnya adalah agregator kekuatan ekonomi kecil menjadi kekuatan besar dan berdaya saing,” ujar Eni Kusrini pada Sabtu siang, 11 April 2026.

Lebih lanjut Fraksi Gerindra ini menjelaskan, saya sebagai wakil ketua komisi B yang membidangi koperasi, usaha kecil menengah (UKM) perekomian dan keuangan, berdagangan, pertanian, perikanan, kehutanan, peternakan, kebudayaan dan pariwisata, serta perindustrian.
“Kami terus mendorong dan mensupport pengurus dan anggota koperasi. Kami juga selalu mendorong para pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya demi untuk kesejahteraan ekonomi kerakyatan,” jelas Eni.
Tadi dari pihak pengurus juga mengatakan, akhir bulan Mei tahun ini, akan mengajukan bantuan permodalan ke Kementrian Keuangan di Pusat. Semoga harapan dan keinginan para pengurus dan anggota Koperasi Konsumen Khoerun Intan Permata dapat terwujud bisa segera di kucurkan dana sejumlah pengajuan.
“Semoga apa yang menjadi harapan dan keinginan para pengurus koperasi ini, bisa segera dikucurkan dananya dari pusat,” terangnya.
Eni menegaskan, sebagai legislator, dirinya akan mendukung penuh koperasi. Saya juga berharap dukungan dari Dinas Koperasi dan UKM lebih proaktif dalam memberikan pendampingan kepada koperasi.
“Dengan adanya kolaborasi yang solid, antara pengurus koperasi, anggota yang aktif, pemerintah dan legislatif yang mengawal. Maka koperasi akan kembali pada khittahnya sebagai pilar utama perekonomian Indonesia,” pungkasnya.
(Elm@n)









