Presiden Baru Peru José Jerí Resmi Dimakzulkan Usai Main Mata Dengan Pebisnis China

Rabu, 18 Februari 2026 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PERU – jurnalsidak.com Presiden interim José Jerí resmi lengser setelah parlemen Kongres Peru menyetujui pemakzulannya secara cepat. Keputusan itu diambil menyusul skandal pertemuan rahasia dengan sejumlah pebisnis asal China.

Dilansir The Guardian, dalam pemungutan suara di Kongres pada Selasa (17/2/2026) waktu setempat, sebanyak 75 anggota parlemen mendukung pemecatan, sementara 24 menolak. Keputusan ini mengakhiri masa jabatan Jerí yang baru berjalan sekitar 4 bulan, sekaligus menandai pergantian pemimpin kedelapan di Peru sejak 2016 di tengah periode ketidakstabilan politik yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Skandal yang menjatuhkan Jerí dikenal dengan sebutan “Chifagate”, merujuk pada rekaman kamera pengawas yang menunjukkan dirinya melakukan pertemuan di luar agenda resmi dengan pebisnis China. Salah satu video paling kontroversial memperlihatkan Jerí datang ke sebuah pertemuan dengan mengenakan hoodie, seolah berusaha menyembunyikan identitasnya.

Jerí, yang kini berusia 39 tahun, sebelumnya sempat menikmati tingkat popularitas yang tinggi di awal masa jabatannya. Namun, dukungan publik runtuh drastis setelah skandal Chifagate mencuat dan diikuti berbagai tuduhan lain. Sejumlah partai politik yang semula mendukungnya mulai berbalik arah dan mendesaknya mundur, terutama ketika kampanye Pemilu nasional mulai bergulir.

Ketua sementara Kongres Peru, Fernando Rospigliosi, mengatakan parlemen akan kembali menggelar pemungutan suara pada Rabu, 18 Februari 2026, untuk menentukan siapa yang akan menggantikan Jerí sebagai presiden interim, menjelang pemilihan Presiden yang dijadwalkan bulan April mendatang.

Diranah hukum, jaksa membuka penyidikan awal atas dugaan jual beli pengaruh yang dikaitkan dengan pertemuan Jeri dan Yang Zhihu, pengusaha China yang dikenal dengan nama Johny dan telah lama bermukim di Peru.

Selain Yang Zhihu, jaksa juga menyoroti kehadiran warga China lain, Ji Wu Xiaodong, yang disebut berada dalam salah satu pertemuan tersebut. Menurut pihak kejaksaan, Ji dituduh terlibat dalam jaringan perdagangan kayu ilegal bernama Los Hostiles de la Amazonia dan sempat menjalani tahanan rumah selama dua tahun.

Baca  Sustainable Tourism in Bali: Balancing Preservation and Growth

Jerí juga menghadapi sorotan terkait dugaan perekrutan perempuan muda yang tidak memenuhi kualifikasi, namun memperoleh jabatan di pemerintahan setelah melakukan pertemuan larut malam di Istana Kepresidenan.

Dugaan ini berdasarkan catatan resmi keluar-masuk tamu istana. Beberapa di antara mereka bahkan disebut kerap menemani Jerí dalam perjalanan dinas menggunakan pesawat kepresidenan.

Jerí membantah seluruh tuduhan tersebut dan menegaskan, bahwa semua penunjukan dilakukan secara legal.

Krisis politik ini berlangsung bersamaan dengan meningkatnya ketegangan diplomatik antara Amerika Serikat dan China.

Duta Besar AS yang baru untuk Peru, Bernardo Navarro, melontarkan kritik tajam terhadap investasi China, pernyataan yang dinilai merujuk pada Pelabuhan Chancay-Pelabuhan strategis yang mayoritas sahamnya di miliki perusahaan China.

Kriitikan Duta Besar AS yang baru untuk Peru, Bernardo Navarro dalam unggahan di media sosial X.

Ia mengecam apa yang disebutnya sebagai “cheap Chinese money” dan menambahkan bahwa “tidak ada harga yang lebih mahal daripada kehilangan kedaulatan”.

Pernyataan Navarro dipandang merujuk langsung pada Pelabuhan Chancay, fasilitas pelabuhan otomatis yang berjarak sekitar 50 mil di utara Lima dan mayoritas sahamnya dimiliki oleh perusahaan China, Cosco Shipping Ports.

Sebelumnya, sejumlah pejabat AS menyatakan kekhawatiran, bahwa pelabuhan air dalam tersebut berpotensi digunakan untuk aktivitas angkatan laut, meski pemerintah Peru membantah tudingan itu.

China pun bereaksi keras. Kementerian Luar Negeri China menuduh AS menyebarkan “tuduhan palsu dan disinformasi” terkait kerja sama Beijing dengan Lima dalam proyek Pelabuhan Chancay.

Untuk meredam ketegangan, Kementerian Luar Negeri Peru mengunggah foto di X yang memperlihatkan menteri luar negerinya berjabat tangan dengan Duta Besar China untuk Peru, Song Yang, dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek.

Baca  Pemda Kudus Segera Buka Seleksi Sekda Kudus, Pelantikan Akan Dijadwalkan April 2026

Dalam unggahan tersebut, pemerintah Peru juga memuji investasi China serta hubungan perdagangan bilateral kedua negara.

Dengan jatuhnya Jerí, Peru kembali dihadapkan pada ketidakpastian kepemimpinan di tengah persiapan Pemilu Nasional. Situasi ini mempertegas reputasi negara tersebut sebagai salah satu demokrasi paling tidak stabil di Amerika Latin dalam satu dekade terakhir.

(Elm@n)

Berita Terkait

Meriah Bertabur Hadiah, Halal Bihalal TP PKK Desa Kaliwungu Kudus, Penuh Semangat Kebersamaan dan Kekompakkan
Pemkab Kudus Ajak Para Mahasiswa Menjadi Mitra Dalam Pembangunan Daerah
Dampak Konflik Timur Tengah ke Indonesia, Komisi VII DPR RI Desak Pemerintah Lindungi Ribuan Jama’ah Umroh
Kejari Grobogan Luncurkan Inovasi “Si Abah”
Kabar Buruk.! Ribuan PPPK Paruh Waktu di Kudus Tak Dapat THR 2026, Begini Alasan dan Penjelasanya
Aliansi Rakyat Bersatu Kudus; Tolak Kenaikan Bayar Pajak Semakin Menggila, Lawan Atau Mati Kelaparan
TMMD Sengkuyung Tahap I TA 2026 Resmi Dibuka di Desa Sumberagung
Pemda Kudus Segera Buka Seleksi Sekda Kudus, Pelantikan Akan Dijadwalkan April 2026

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 01:18 WIB

Meriah Bertabur Hadiah, Halal Bihalal TP PKK Desa Kaliwungu Kudus, Penuh Semangat Kebersamaan dan Kekompakkan

Sabtu, 7 Maret 2026 - 09:05 WIB

Pemkab Kudus Ajak Para Mahasiswa Menjadi Mitra Dalam Pembangunan Daerah

Minggu, 1 Maret 2026 - 20:27 WIB

Dampak Konflik Timur Tengah ke Indonesia, Komisi VII DPR RI Desak Pemerintah Lindungi Ribuan Jama’ah Umroh

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:35 WIB

Kejari Grobogan Luncurkan Inovasi “Si Abah”

Senin, 23 Februari 2026 - 12:25 WIB

Kabar Buruk.! Ribuan PPPK Paruh Waktu di Kudus Tak Dapat THR 2026, Begini Alasan dan Penjelasanya

Berita Terbaru

Oplus_131072

Hukum & Kriminal

KPK Buka Suara Atas Laporan MAKI ke Dewas, Buntut Tahanan Rumah Gus Yaqut

Jumat, 27 Mar 2026 - 09:17 WIB