KUDUS – jurnalsidak.com Anggota Komisi A DPRD Kudus Nida Saidatul Iza dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengadakan reses untuk menyerap dan menampung aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) II Kecamatan Kaliwungu-Gebog.
Gelaran tersebut dilaksanakan di Aula Balai Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus pada Senin soe, 2 Maret 2026.

Tampak hadir dari Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Kudus Yuyun Nailifah, Sekwan Zukha Munawaroh dan M. Nor Solihin, Pengurus Ranting PDIP dan Kecamatan Gebog, para relawan, dan tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan.
Dalam Sambutannya Nida Saidatul Iza, S.Sos., menerangkan, kegiatan ini merupakan reses yang kedua ditahun 2026. Dimana reses dewan itu tiga kali dalam satu tahun.
“Reses ini merupakan momentum yang sangat penting bagi anggota dewan untuk turun langsung untuk mendengar aspirasi masyarakat tanpa perantara. Jumlah undangan reses ini ada 200 orang dari Kecamatan Gebog,” ujar Nida pada Senin (2/3/2026).
Reses juga merupakan forum anggota DPRD Kudus untuk bertemu dengan masyarkat sebagai wahana untuk menyerap aspirasi masyarakat di Dapilnya. Namun untuk tahun ini ada yang berbeda dari tahun sebelumnya.
Dimana pokok-pokok pikiran (Pokir) yang biasa untuk beberapa kegiatan, harus dihapus dan disesuaikan dengan Visi-Misi Bupati-Wakil Bupati Kudus atau kegiatan-kegiatan ditiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Reses tahun ini beda dengan tahun 2025. Karenakan ada kebijakan baru, reses harus ada pendampingan dari Bapperida dan Sekwan. Hal itu, guna untuk mencatat dan merumuskan usulan dari masyarkat. Kemudian para dewan hanya sebatas mengawal proses tersebut agar dapat terealisasi sesuai dengan peruntukannya,” terangnya.

Nida juga menjelaskan, bahwa kegiatan reses pada tahun 2026 ini, saya hanya melanjutkan dari apa yang telah menjadi usulan Almarhum H. Peter M. Faruq.
“Saya sebagai pengganti bapak Peter M. Faruq maka, usulan-usulan tersebut tinggal melanjutkan. Baru pada tahun 2027 saya baru bisa mengusulkan aspirasi masyarakat,” jelasnya
Namun demikian apa yang menjadi usulan dari masyarakat akan kami kawal dan memastikan tidak ada yang terselip untuk direalisasikan.
“Kami berharap reses ini dapat semakin memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat. Sehingga banyak usulan pembangunan jalan betonisasi, aspal, lampu penerangan jalan umum (LPJU), dan perbaikan jembatan dapat tepat sasaran dan sesuai kebutuhan,” terangnya.
Sebagai penutup sambutan saya tegaskan, bahwa sebagai wakil rakyat saya berkomitmen untuk mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Sebagai kader perempuan termuda PDIP Kudus, saya harus memperjuangkan kebutuhan masyarakat. Banyak usulan dan persoalan yang belum tertangani dan harus saya perjuangkan,” pungkasnya.
Untuk mempersingkat waktu karena saat ini bulan puasa untuk usulan-usulan pembangunan fisik maupun non fisik kami berharap dapat di kumpulkan di Pengurus Ranting masing-masing Desa se-Kecamatan Gebog.
(Elm@n)










